Senin, 03 Februari 2014

JANGAN SALAH

Jangan menilai orang dari rupanya. Karena Rasulullah melihat si pendek tak menawan ; Julaybib r.a dikejar - kejar oleh para bidadari surga.

Berilah kesempatan seseorang untuk berubah. Karena seseorang yang hampir membunuh Rasulpun kini terbaring di sebelah makam beliau ; Umar bin Khattab.

Jangan melihat seseorang dari masa lalunya. Seseorang yang pernah berperang melawan agama Allahpun akhirnya menjadi pedang-nya Allah ; Khalid bin Walid

Jangan memandang orang dari status dan hartanya. Karena sepatu emas fir'aun berada di neraka, sedangkan sandal jepit ; Bilal bin Rabah terdengar di surga.

Masya Allah ....

Kamis, 23 Januari 2014

ayah dan bunda

Jika saat ini Ananda sudah tidur lelap, elus dan usaplah kepalanya dengan lembut dan penuh rasa cinta.

Doakan untuk kebaikannya. Ucapkan kata-kata berharga di telinganya, seperti :

"Jadi anak salih ya Nak.... Mengabdi kepada Allah, hormat dan taat kepada Ayah dan Bunda. Kamu lelaki, kelak menjadi kebanggaan keluarga, bangsa dan negara....."

"Salihah-ku, kebanggaan ayah ibu... Jadilah perempuan yang bermartabat mulia. Taqwa dan berbudi luhur. Kelak mengharumkan nama keluarga, bangsa dan negara...."

Semoga semua kata itu akan tertanam di dalam jiwanya yang paling dalam. Dan kelak akan bisa mewujudkan kata-kata berharga yang diharapkan Ayah Bunda.

merasa diri hebat

Merasa diri sudah hebat, sudah sukses, sudah meraih puncak prestasi adalah racun, yg mematikan potensi untuk terus mengembangkan diri. Kita tidak akan bisa menjadi orang yg membaik kualitas hidupnya jika kita sudah merasa puas dg pencapaian kita hari ini. Kepuasan akan membuat hidup kita mandeg, stagnan, jalan di tempat.

Perbedaan syukur dan puas sungguh teramat jauh. Jika puas membuat kita mencukupkan diri pada pencapaian kita saat ini. Sementara syukur adalah berterimakasih pada Allah atas karunia-Nya yg kita nikmati saat ini, lalu berupaya mendayagunakan nikmat itu untuk menggapai nikmat yg lebih tinggi lagi.

karakter seorang ayah

Karakter Ayah (1) Kepemimpinan

Kepemimpinan adalah salah satu karakter yang menonjol pada diri seorang ayah. Ia harus memimpin anak-anaknya menuju kebaikan. Ia harus memimpin rumah tangganya menuju surga. Di titik ini, ia dituntut memiliki karakter berikutnya yaitu keteladanan. Pemimpin tidak cukup hanya memerintah dan mengeluarkan arahan, namun ia harus memberikan contoh teladan dalam pemikiran, perasaan, perbuatan dan perkataan. Semua anak akan merasa senang apabila mereka dipimpin dengan penuh keteladanan oleh ayah mereka.

Karakter Ayah (2) Kehangatan

Seorang ayah dituntut untuk memiliki kehangatan dalam pergaulan keseharian. Di dalam rumah, ia adalah salah satu pusat “kehidupan”. Jika ayah tidak memiliki kehangatan dalam interaksi dan komunikasi dengan anak-anaknya, akan menyebabkan suasana yang dingin bahkan bisa menjadi beku. Ayah harus memiliki suasana jiwa yang hangat, yang menyebabkannya pandai bergaul dengan penuh keakraban dan persahabatan dengan anak-anaknya. Suasana inilah yang menyebabkan anak-anak akan merasa betah tinggal di rumah dan nyaman berada di dekat ayah mereka.

Karakter Ayah (3) Optimisme

Seorang ayah juga dituntut memiliki optimisme dalam memandang dan mengarungi kehidupan. Sebagai nakhoda kapal keluarga, ia harus mengajak semua penumpang kapal untuk melawan ombak dan badai di tengah lautan kehidupan. Kendati ombak sangat besar dan badai datang silih berganti, seorang nakhoda harus tetap optimis akan bisa melalui semua rintangan tersebut dengan selamat dan sukses. Anak-anak akan memiliki semangat yang menyala apabila dipimpin oleh ayah yang penuh optimisme menghadapi tantangan kehidupan. Namun jika ayah menunjukkan pesimisme, pasti akan mengalir pula sifat ketakutan pada diri anak-anak. Mereka tidak percaya diri akan bisa mengalahkan ombak dan badai kehidupan.

Karakter Ayah (4) Kecerdasan

Seorang ayah dituntut memiliki kecerdasan. Ayah yang cerdas, smart dan memiliki semangat menimba ilmu pengetahuan, akan membuat anak-anak bangga dan berbesar hati terhadap ayahnya. Banyak sekali peristiwa kehidupan yang harus disikapi dengan cerdas. Sejak anak-anak lahir, seorang ayah harus membimbing, mendidik, membina dan mengarahkan anak-anak agar menjadi salih dan salihah, menjadi anak-anak yang cerdas, menjadi anak-anak yang berkualitas. Mendidik memerlukan ukuran kecerdasan tertentu, maka hanya ayah cerdas yang bisa sukses membimbin dan mendidik anak-anaknya.

Karakter Ayah (5) Kekuatan

Seorang ayah juga harus memiliki kekuatan. Jadilah ayah yang kuat, bukan ayah yang lemah. Kuat bukan hanya dari segi fisik, namun juga kuat keimanan, kuat mental dan moral, kuat kemauan, kuat harapan dan cita-cita, kuat bekerja, kuat berkarya, kuat berproduksi dan kuat menafkahi. Ayah yang kuat akan membawa anak-anak menuju kepada kondisi yang kuat pula. Sebaliknya ayah yang lemah, akan cenderung menurunkan kelemahan pula kepada jiwa anak-anaknya.

Karakter Ayah (6) Kelembutan

Pada saat yang bersamaan, ayah juga harus memiliki kelembutan. Kuat itu tidak sama dengan kasar. Kuat adalah karakter positif yang harus dimiliki ayah untuk mendewasakan dan mematangkan anak-anaknya. Namun itu semua dilakukan penuh dengan sikap kelembutan, tidak dengan kekasaran. Ayah yang lembut akan menyebabkan anak-anak merasa bahagia berada di sampingnya. Di dalam kelembutan inilah tersimpan kekuatan untuk mempengaruhi. Dengan sikap yang lembut, seorang ayah akan sangat kuat membawa jiwa anak-anak untuk menuju kepada sifat-sifat mulia.

Semoga kita menjadi ayah yang hebat, yang mempu membimbing keluarga menuju surga. Aamiin.

Jomblo

Jomblo itu status terkeren sebelum nikah. Kesucian diri, tulusnya cinta, besarnya pengorbanan, hanya untuk orang yg sudah dihalalkan dg kita. Jadi sebelum nikah, jomblo aja. Padatkan waktu untuk berprestasi. Jangan galau soal jodoh. Kalo diri dah berkualitas, jodoh yg berkualitas bakal datang sendiri 

Nasehat dari Ibnu al-Jauzi dalam kitab legendarisnya, Shaid Al-Khaatir

"Seorang pria yg telah berhasil mendapatkan seorang wanita yg baik, fisik maupun akhlaknya, disarankan untuk memaafkan kekurangan2nya".

Karena jika kita mengharap hadirnya manusia sempurna yg tanpa celah, maka lajanglah selamanya. Karena tak kan pernah ada.

aku laki-laki

Aku bukan superman yg bisa terbang ke hatimu,
Bukan pula spiderman yg bisa membuat lengket hatimu
Bukan pula hulk yg bisa berbadan gede melindungi kamu,
Bukan pula batman yg taku ketahuan jati diri aselinya di depanmu,
Aku hanya seorang pria, yg berjanji dimdepan ayahmu, tuk bisa bahagiakan kamu selalu.